AWAS MINUMAN PENYEBAB LAPAR SAAT SAHUR !

Selama bulan puasa tentu banyak pilihan menu minuman yang terlintas di pikiran kita. Pilihan minuman yang dapat kita konsumsi ketika sahur ada banyak macamnya, dari air putih hingga minuman manis seperti minuman kaleng dan sirup manis. Tapi tahukah anda, minum manis yang sangat banyak saat sahur justru membuat anda akan cepat lapar saat menjalankan puasa ?

Menurut dr. Dewi Ema Anindia, pakar kesehatan, mengonsumsi minuman yang tinggi akan kadar gulanya dapat meningkatkan kadar gula tubuh kita secara cepat namun hanya berlangsung sesaat setelah dikonsumsi. Kadar gula yang tinggi ini akan bertahan selama 3 hingga 4 jam, dan nantinya bisa menimbulkan rasa lapar yang berlebihan di siang hari dan juga dapat meningkatkan keinginan tubuh kita untuk mengonsumsi gula atau sugar craving. “ Selain membuat anda cepat lapar, konsumsi makanan manis dapat meningkatkan resiko obesitas yang menjadi faktor resiko utama timbulnya penyakit diabetes, hipertensi dan penyakit jantung “ lanjut dr Dewi Ema Anindia

Saat sahur jenis minuman yang paling tepat untuk dikonsumsi adalah air putih. Ketika sahur kita bisa mencoba mengonsumsi 2 hingga 3 gelas air putih untuk menjaga hidrasi tubuh. Bagi anda yang biasa mengonsumsi kopi, biasakan mengonsumsi setelah makan sahur “ dan sebaiknya jangan mengunakan gula berlebih “ ujar dr. Dewi Ema Anindia.

Artikel oleh dr. Dewi Ema Anindia untuk Kapal Api Less Sugar

Dr. Dewi Ema Anindia merupakan seorang Dokter Umum yang lulus dari Universitas Pelita Harapan sejak tahun 2012. Anak ketiga dari empat bersaudara ini, saat ini praktek sebagai seorang Dokter Umum di sebuah Klinik Penyakit Dalam di daerah Jakarta Selatan. Setelah lulus dari Universitas, dr. Ema banyak berkecimpung di berbagai pekerjaan. Ia pernah bekerja sebagai seorang Asisten Peneliti di Divisi Tropik dan Infeksi di Departement Ilmu Penyakit Dalam RSCM/FKUI. Pekerjaan ini yang membuatnya tertarik dengan Ilmu Immunologi sehingga Ia sempat mengkuti pelatihan tentang Ilmu Imunologi di Rice University, Texas. Ia juga pernah mengajar Ujian Kompetensi Dokter di Bimbingan Belajar Optima. Selain itu, dr. Ema sangat gemar menulis yang membuatnya bekerja sebagai seorang Editor Medis di sebuah website kesehatan bernama www.klikdokter.com. Diluar kesibukannya sebagai dokter, pada tahun 2016 dr. Ema mendirikan sebuah organisasi sosial yang bernama Hope For All Indonesia yang bergerak di bidang kesehatan serta pendidikan. Selain dunia kedokteran, dr. Ema juga berkecimpung di dunia Fashion dimana Ia mendirikan sebuah merek baju bernama Cocotier yang saat ini dijual di sebuah Department Store di Jakarta. Selain mendesign baju, dokter dengan badan semampai ini sangat gemar berolahraga, olahraga yang menjadi kegemarannya adalah Muay Thai.