Kopi Kapal Api Itu Enaknya Diminum Dingin atau Panas?

Indonesia memang surganya kopi. Negara yang berada pada garis khatulistiwa ini tercatat sebagai penghasil kopi terbesar keempat di dunia, sekaligus pengekspor kopi robusta terbesar kedua. Tidak tanggung-tanggung, situs web Huffingtonpost bahkan menuliskan bahwa kopi luwak dari Sumatera adalah kopi termahal di dunia.

Melimpahnya kopi di Indonesia secara tidak langsung membuat masyarakatnya terbiasa meminum kopi. Yang menarik, jika dahulu peminum kopi selalu diidentikan dengan orang tua, maka hari-hari ini sudah banyak juga anak muda yang mengaku harinya belum lengkap kalau belum meneguk secangkir kopi. Hal yang masih membuat keduanya berbeda hanyalah cara meminumnya, jika orang tua cenderung memilih kopi hitam yang panas dengan pisang rebus atau singkong goreng sebagai pelengkapnya, maka anak-anak muda lebih menggemari kopi dingin kekinian dengan red velvet cake atau donat.

Kopi Panas vs Kopi Dingin

Pada dasarnya, kopi dingin memiliki kadar asam yang lebih rendah ketimbang kopi panas. Gina Keatley, seorang ahli gizi diet, dalam situs web Huffingtonpost menjelaskan bahwa kopi dingin memiliki kandungan asam lebih sedikit per ons-nya ketimbang kopi panas karena ampas kopi (atau lebih tepatnya berbagai jenis minyak, asam, dan molekul aromatik lainnya) mudah terekstraksi pada suhu 90-96°C.

Namun, kadar asam yang lebih rendah pada kopi dingin tidak semata-mata membuatnya menjadi lebih baik untuk dikonsumsi. Sonya Angelone, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, menyatakan bahwa kopi panas juga masih memiliki antioksidan, sebuah molekul baik yang mampu mencegah radikal bebas dan diperlukan oleh tubuh.

Oleh sebab itu, perbedaan manfaat yang diberikan oleh kopi dingin dan kopi panas sebenarnya bersifat minor. Sederhananya, jika kamu ingin meminum kopi dengan kadar antioksidan yang lebih banyak, maka minumlah kopi panas. Namun, jika kamu sedang menghindari kopi dengan kadar asam yang terlalu tinggi–yang juga lebih baik untuk gigi dan lambung–maka kopi dingin adalah jawaban yang tepat. Semuanya tinggal kembali ke selera masing-masing.

Cocok Diminum Panas atau pun Dingin

Jika beberapa kopi hanya bisa dinikmati saat panas atau dingin saja, maka tidak dengan Kapal Api White Coffee Premium. Salah satu varian terbaik kopi Kapal Api ini cocok kamu nikmati dengan dua cara: panas atau pun dingin.

Untuk diminum panas, kamu hanya perlu menyeduh Kapal Api White Coffee Premium dengan air panas bersuhu 80-90°C sebanyak 180ml. Sementara jika kamu ingin meminumnya dingin-dingin, kamu bisa menyeduh Kapal Api White Coffee Premium dengan air panas terlebih dahulu, menunggu hingga suhunya sedikit turun, lalu mencampurkan es batu ke dalamnya. Panas atau dingin, Kapal Api White Coffee Premium tetap memberikan aroma dan rasa yang jelas lebih enak.

Jadi, tipe peminum kopi yang manakah kamu? Tim dingin atau panas?