Tetap Fit dan Bugar, Olahraga Saja Tidak Cukup

Tubuh yang fit diartikan sebagai tubuh yang sehat dengan berat badan yang ideal sesuai dengan ketentuan Index Masa Tubuh (IMT). Yang dimaksud dengan tubuh yang sehat adalah tubuh yang tidak memiliki penyakit fisik ataupun penyakit mental. Jadi secara tidak langsung dengan tubuh yang fit maka tubuh pun pasti akan sehat. Apa sih sebenarnya keuntungan memiliki tubuh yang sehat? Menurut penelitian medis, tubuh yang sehat dikaitkan dengan angka harapan hidup yang meningkat, selain itu, tubuh yang sehat juga bisa membantu kita mejalankan fungsi kehidupan lebih baik.

Menjaga pola hidup yang baik merupakan jawaban agar tubuh tetap fit dan bugar. Pola hidup yang baik dapat dilakukan dengan melakukan olahraga secara rutin serta diseimbangi dengan pola makan yang tepat. Untuk mendapatkan tubuh yang fit dan bugar, WHO (World Health Organization) memberikan rekomendasi untuk rutin melakukan olahraga dengan intensitas sedang minimum 150 menit dalam satu minggu. Jenis olahraga yang dapat dilakukan adalah aerobik, berjalan cepat, berenang hingga melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu dan bercocok taman.

Untuk mendapatkan keuntungan kesehatan, seorang dewasa bisa menambah waktu olahraganya menjadi 300 menit dalam seminggu. National Cancer Institute (NCI) menemukan bahwa orang-orang yang secara rutin melakukan olahraga terjadi peningkatan usia harapan hidup sebanyak 4,5 tahun bila dibandingkan dengan orang-orang yang tidak melakukan olahraga secara rutin. Bahkan, menurut National Institute of Aging (NIH) pola makan yang sehat yang disertai dengan aktifitas fisik secara rutin dapat menambah harapan hidup sebanyak 10 tahun.

Oleh karena itulah, selain melakukan olahraga maka untuk menjaga agar tubuh tetap fit dan bugar harus selalui disertai dengan pola makan yang sehat. Nah, bagaimana sih yang dimaksud dengan pola makan sehat ? Pola makan yang sehat dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti :

Konsumsi Karbohidrat Kompleks

1/3 makanan yang Anda konsumsi harus mengandung karbohidrat kompleks. Makanan yang termasuk karbohidrat kompleks seperti kentang, gandum dan nasi merah. Makanan jenis ini juga mengandung serat yang tingi sehingga dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Hal ini mencegah Anda untuk ngemil disela-sela  hari Anda yang justru bisa menambah berat badan Anda.

Tingkatkan Konsumsi Buah dan Sayur

Direkomendasikan untuk mengonsumsi paling tidak lima porsi sayur dan buah setiap harinya. Anda bisa mencoba mengganti makanan kecil Anda dengan sayuran atau buah. Saat Anda sarapan, sebaiknya selalu disertai dengan buah. Dengan mengonsumsi buah di pagi hari maka Anda dapat merasa kenyang hingga siang hari.

Kurangi Lemak

Lemak merupakan jenis makanan yang esensial untuk tubuh kita, namun yang harus diperhatikan adalah jumlah yang kita konsumsi. Ada dua jenis lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh merupakan lemak jahat, makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging merah serta daging olahan. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, alooukat, hingga kacang-kacangan.  Untuk menjaga tubuh agar tetap fit kurangilah makanan dengan lemak jenuh yang tinggi.

Kurangi Konsumsi Gula

Agar tubuh tetap fit dan bugar, pola makan yang paling penting untuk dijaga adalah mengurangi konsumsi gula. Apabila Anda secara rutin mengonsumsi gula maka hal ini akan meningkatkan resiko Anda terkena obesitas. Dimana obesitas sendiri merupakan sumber berbagai macam penyakit seperti diabetes, serangan jantung hingga stroke. Apabila Anda ingin tubuh yang bugar dan fit hindari konsumsi minuman manis, minuman yang mengandung alkohol, kue-kue, dan gula pasir. Apabila Anda ingin mengonsumsi makanan atau minuman manis Anda bisa mencoba konsumsi madu atau jus buah.

Agar tubuh tetap fit dan bugar ingatlah bahwa olahraga saja tidaklah cukup, namun harus diseimbangi dengan pola makan yang sehat. Untuk menjaga pola makan yang sehat Anda bisa mencoba saran-saran diatas, namun yang paling penting adalah kurangi konsumsi gula Anda sehari-hari.

Artikel oleh dr. Dewi Ema Anindia untuk Kapal Api Less Sugar

Dr. Dewi Ema Anindia merupakan seorang Dokter Umum yang lulus dari Universitas Pelita Harapan sejak tahun 2012. Anak ketiga dari empat bersaudara ini, saat ini praktek sebagai seorang Dokter Umum di sebuah Klinik Penyakit Dalam di daerah Jakarta Selatan. Setelah lulus dari Universitas, dr. Ema banyak berkecimpung di berbagai pekerjaan. Ia pernah bekerja sebagai seorang Asisten Peneliti di Divisi Tropik dan Infeksi di Departement Ilmu Penyakit Dalam RSCM/FKUI. Pekerjaan ini yang membuatnya tertarik dengan Ilmu Immunologi sehingga Ia sempat mengkuti pelatihan tentang Ilmu Imunologi di Rice University, Texas. Ia juga pernah mengajar Ujian Kompetensi Dokter di Bimbingan Belajar Optima. Selain itu, dr. Ema sangat gemar menulis yang membuatnya bekerja sebagai seorang Editor Medis di sebuah website kesehatan bernama www.klikdokter.com. Diluar kesibukannya sebagai dokter, pada tahun 2016 dr. Ema mendirikan sebuah organisasi sosial yang bernama Hope For All Indonesia yang bergerak di bidang kesehatan serta pendidikan. Selain dunia kedokteran, dr. Ema juga berkecimpung di dunia Fashion dimana Ia mendirikan sebuah merek baju bernama Cocotier yang saat ini dijual di sebuah Department Store di Jakarta. Selain mendesign baju, dokter dengan badan semampai ini sangat gemar berolahraga, olahraga yang menjadi kegemarannya adalah Muay Thai.